Menghias Hati

PenulisĀ  : Muhammad Syafi’i Saragih, MA

Hati ibarat wadah yang jika diisi dengan yang buruk, maka buruklah isi dan apa yang akan keluar darinya, namun jika diisi dengan yang baik, baik pulalah isi dan apa yang akan keluar darinya.

Maka hiasilah hati dengan pengalaman-pengalaman yang membuatnya sehat dan indah.

Berharap menjadi pribadi yang indah, menyenangkan, apalagi menebar manfaat bagi orang banyak, tentulah mustahil tanpa menghiasai diri terlebih dahulu dengan akhlak yang indah. Cara kita berpikir, bersikap, dan bertindak adalah gambaran tentang diri kita apakah indah, menyenangkan, atau sebaliknya. Sekalipun engkau bertemu dengan orang yang paling dibenci, namun jika ia orang yang berakhlak mulia, maka kekaguman dalam hatimu padanya akan meruntuhkan kebencianmu. Keindahan bukan sekedar mata memandang, tapi keindahan hati merasa. Keindahan tertinggi adalah akhlak terpuji. Bawa hati untuk mengalami itu mulai dari diri sendiri dan keluarga. Diri kita harus menjadi teladan untuk keluarga.

Bawalah hati orang-orang yang ada di rumah, pada pengalaman terbaik sepanjang hidup. Dan pengalaman terbaik itu adalah pengalaman persiapan untuk kehidupan yang lebih abadi, bukan pengalaman semu yang membawa kenikmatan sesaat.

Allahu A’lam

MUHAMMAD SYAFII SARAGIH

Saya Guru dan Dosen, suka Menulis dan Meneliti, sudah Menulis beberapa buku yang terbit di penerbit Mayor. dan mengisi pelatihan baik umum maupun mahasiswa. KontaK Person: 0852 6194 1878

Leave a Reply

Your email address will not be published.