Penyusun Skenario Terbaik

Penulis            : Ayu Ramadhani, S.Pd

Profesi             : Pendidik

 

            Siapa nih yang hobinya nonton film ? ayo jangan malu-malu gitu ngakuinnya wkwk. Mungkin yang hobi nonton film hanya sebagian orang, dan sebagian lagi hanya sekedar suka, mungkin sebagian orang nonton film ketika gabut saja hehe. Mungkin nonton film sesuai genre yang menarik baginya. Atau film dari Negara tertentu, yang saat ini banyak diminati itu seperti drama Korea, India, Turki, dan Indonesia yang judulnya Ikatan Cinta (gak pernah nonton sih, tapi banyak orang yang sering bincang film yang satu ini wkwk). Setiap film yang kita tonton dari awal hingga akhir pasti mampu membuat kita terkagum-kagum dengan alur ceritanya yang menembus relung hati. Bahkan bisa sampai nangis loh (bukan curhat ya, Cuma ngasih tau haha). Ada dua peran utama yang mampu menjadikan film itu perfect dan laris di pasaran. Mampu membuat penonton menyelami setiap alur cerita. Mampu membuat penonton penasaran dengan adegan-adegan selanjutnya. Yang pertama dan paling utama disini adalah peran sang penyusun skenario. Yang kedua adalah peran dari para tokoh yang terlibat dalam film. Sebagus apapun penyusun skenario merangkai alur cerita bila aktor dan aktrisnya tidak menjiwai setiap perannya tetap saja tidak ada rasanya, film tersebut akan hambar. Apalagi di zaman sekarang, kalau tidak optimal auto dibully netizen.

            Film fiktif yang dirancang manusia mampu menggetarkan jiwa, mampu membuat penonton takjub. Bahkan tidak sedikit orang yang mengambil begitu banyak pelajaran dari setiap film hasil  rancangan sang penyusun skenario.  Ini baru cerita fiktif, lantas bagaimana dengan yang nyata. Pasti lebih dari yang fiktif dan tidak mampu disusun oleh manusia manapun sekalipun ia penyusun skenario professional. Lalu siapa penyusun skenario terbaik dalam kehidupan nyata ? yups benar sekali, tidak lain dan tidak bukan ialah Allah ‘Azza wa Jalla. Tidak ada penyusun skenario yang lebih baik dari-Nya, Dia-lah penyusun skenario terbaik dan luar biasa sempurna. Penyusun skenario drama Korea kalah jauh deh. Drama Korea mungkin mampu membuat kita nangis satu pekan. Kisah nyata yang Dia susun mampu membuat kita menangis bertahun-tahun, baik nangis sedih, haru, bahagia,, keren gak tuh ? bapernya berlapis-lapis kan ? memang benar tidak sedikit kisah yang tidak kita suka, tidak sedikit kisah yang membuat hati kita tersayat pilu, tidak sedikit kisah yang sangat kita benci, tidak sedikit kisah yang membuat kita merasa hancur, tidak sedikit kisah yang menguras begitu banyak air mata sebab teramat sangat pedih, tidak sedikit pula kisah yang tidak sesuai dengan rencana dan harapan kita, tidak sedikit kisah yang membuat kita putus asa. Namun tahukah teman-teman, sejatinya dari kepedihan dan kisah pilu itu Allah ‘Azza wa Jalla telah merangkai kisah indah dan sangat indah dari sana. Bahkan mungkin bila kita tidak berperan dalam kisah pedih nan penuh luka itu, kita juga tidak mendapat peran yang indah penuh kebahagiaan. Dari kisah pedih itulah kita dididik, dibentuk, dan disempurnakan agar kita perfect berperan dalam kisah indah nan bahagia. Mungkin kisah kita di masa kecil begitu pahit dan menyedihkan, penuh dengan luka, tidak jarang menelan racun. Pastinya itu sangat memilukan, namun kita mampu berperan dalam kisah pahit itu dengan baik. Ternyata kisah pilu itu membentuk kita menjadi orang yang kuat, membuat kita kokoh berdiri di tengah badai yang dahsyat. Dan menjadikan kita sebaik-baiknya manusia yakni yang bermanfaat bagi lainnya. Manfaat apa yang ia sebar luaskan pada lainnya ? katakanlah ia mampu memberi semangat dan motivasi pada orang-orang yang juga terluka, pada orang-orang yang saat ini berperan dalam kisah kita dulu. Coba bayangkan bila kita tidak pernah berperan dalam kisah itu, kemudian kita dihadapkan dengan orang yang berperan dalam kisah itu, lalu kita memberi ribuan kata motivasi,, kan jatuhnya omdo (omong doing). Kenapa ? ya karna kita tidak pernah tau rasanya jadi dia, kita tidak pernah berperan dalam kisah pilunya.

Artikel Menarik Lainnya  Islam Subtansial, Bukan Sekedar Simbolis

            Tadi kita katakan bahwa yang menjadikan film itu perfect adalah penyusun skenario  dan tokoh yang terlibat di dalamnya. Dalam hal ini juga demikian. Allah ‘Azza wa Jalla telah menyusun skenario kehidupan kita begitu sempurna. Kita juga harus berperan dalam setiap kisah dengan optimal, lapang hati dan ridha. Supaya kisah kita tidak sekedar perfect, namun juga manis (semanis kamu yang lagi baca hehe).

            Bagi teman-teman yang saat ini berperan dalam kisah pilu, pedih, sedih, dan tidak sesuai rencana juga ekspektasi. Gak papa yah,, kisah ini sebentar saja kok kamu perankan. Gak papa juga kalau kamu sedih, hal yang wajar. Aku sangat paham kisah ini sangat menyakitkan bagimu. Gak papa kok kalau sesekali kamu tampak sedih di hadapan orang lain. Silahkan bersedih, silahkan nangis, silahkan marah, silahkan kecewa,, tapi jangan larut yah, beri batasan pada emosi-emosi negative itu agar engkau tidak tenggelam dalam kesedihan. Agar engkau lebih tenang menjalani kisah pilu ini sehingga kamu lebih mudah mengambil berbagai pelajaran dari kisah ini. Allah ‘Azza wa Jalla sedang mendidikmu, sedang membentukmu menjadi lebih hebat dan berkualitas dari sebelumnya, dan pastinya menjadikanmu lebih matang nan dewasa dari sebelumnya. Pasti kisah indah nan bahagia yang Allah persiapkan untukmu selanjutnya teramat sangat berkaitan dengan kisah sedihmu saat ini. Jadi gak papa yah, kita berperan dalam kisah ini dulu. Bangkitkan lagi yok semangatnya. Kita jalani kisah pedih ini dengan lapang hati yah. Sering-sering bermunajat pada-Nya yah. Akan sangat manis ketika ada dalam kisah ini kita sering bermunajat pada-Nya. Semoga Allah curahkan kebahagiaan untuk teman-teman semua. Aamiin.

Artikel Menarik Lainnya  YAKIN CARA BERCERMIN KITA SUDAH BENAR?

Wallahu A’lam

MUHAMMAD SYAFII SARAGIH

Saya Guru dan Dosen, suka Menulis dan Meneliti, sudah Menulis beberapa buku yang terbit di penerbit Mayor. dan mengisi pelatihan baik umum maupun mahasiswa. KontaK Person: 0852 6194 1878

Leave a Reply

Your email address will not be published.